Kompetisi Bakal Diputar September Nanti, Masih Ingat dengan Posisi Klasemen Liga 1 Indonesia?

Sepak bola Indonesia di tahun ini masih tidak ada ketidakpastiaan. Disebabkan tidak adanya kegiatan skala nasional seperti kompetisi.

  1. Tidak Akan Pulih Cepat

Menurut Eko Noer Kristiyanto, jika kompetisi digelar pada Februari nanti dipastikan tidak akan memulihkan dengan cepat sepak bola di Tanah Air. Seperti yang diketahui, tahun 2020, sepak bola Indonesia ditiadakan. Kompetisi Liga Indonesia atau Shopee Liga 1 berjalan tiga pekan dan ditunda karena mewabahnya virus corona. Tetapi, setelah 11 bulan, kompetisi tidak dilanjutkan meski Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) beberapa kali membuat pernyataan jika kompetisi bisa kembali dilanjutkan. Sampai memasuki minggu pertama pada bulan Januari 2021, kabar kompetisi yang dijanjikan tidak ada. Sampai saat ini PSSI dan operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), belum mengantongi izin dari pihak Polri.

“Kalau secara umum masih susah ditebak. Izin saja belum didapat. Izin juga kan diperlukan agar mendapat kepercayaan internasional, karena mau ada Piala Dunia U-20 walupun sekarang ditunda. Makin tidak pasti. Andai, izin itu diberikan, saya kira mulai Februari pun tidak akan pulih langsung sepak bola Indonesia,” kata Eko Noer Kristiyanto kepada Bola.com, Kamis (07/01/2021).

Apabila kickoff berlangsung Februari, Eko Maung mengatakan, pertama yang dilakukan yaitu pembenahan finansial setiap klub khususnya gaji pemain. Klub-klub menerapkan gaji sesuai dengan aturan yang dikeluarkan PSSI yaitu 25 persen dari nilai kontrak awal. Walaupun pada kenyataan masih ada klub yang menetapkan kebijakan di bawah itu.

  1. Pekerjaan Rumah yang Banyak

Tidak hanya gaji, masalah kontrak pemain, pelatih dan official pun harus diperbaharui karena durasi kontrak hanya berlaku hingga desember. Banyak pemain asing meninggalkan klub Liga 1 setelah kontrak mereka selesai Desember lalu. Klub-klub jika ingin tetap eksis harus dapat mengurangi beban finansial meski di Liga 1 indonesia masih ada klub-klub yang melakukan aktivitas latihan bersama, merekrut pemain dan pelatih disaat kompetisi masih tidak menentu.