Insomnia merupakan kondisi dimana mengalami kesulitan tidur di malam hari, meskipun terdapat cukup waktu untuk melakukannya, namun gangguan ini dapat menyebabkan fisik tidak prima untuk melakukan aktivitas di keesokan harinya.

Tidur yang tidak cukup bisa mempengaruhi gangguan fisik dan mental seseorang, tidur yang cukup biasanya butuh waktu 8 jam sehari untuk memperoleh kondisi yang prima setiap harinya. Lantas, seperti apa gejala insomnia?

Gejala Insomnia

Gejala insomnia memang ditandai dengan kesulitan tidur atau tidur tidak nyenyak pada malam hari, sehingga bisa memicu gejala seperti mudah marah dan depresi, diakibatkan karena terdapat ganguan fisik maupun mental.

Selain itu, gejala insomnia dapat memicu gejala lainnya seperti mengantuk pada siang hari, mudah lelah saat beraktivitas, dan sulit fokus atau konsentrasi. Bahkan bisa menurunkan daya ingat dan gairah seksual.

Jenis-Jenis Insomnia

Terdapat dua jenis insomnia yang dibedakan berdasarkan durasi dan penyebabnya. Adapun jenisnya sebagai berikut.

1. Insomnia Akut

Insomnia akut biasanya terjadi dalam kurun waktu singkat, bisa terjadi selama satu malam dalam beberapa minggu. Adapun faktor penyebabnya sebagai berikut.

  • Khawatir berlebih
  • Rasa sakit dan emosi
  • Faktor lingkungan seperti cahaya dan suhu
  • Konsumsi zat stimulan seperti kafein dan nikotin
  • Kebiasaan tidur yang tidak baik
  • Bekerja shift lembur
  • Obat-obatan tertentu

2. Insomnia Kronis

Insomnisa kronis merupakan kondisi dimana gejalanya berlangsung selama tiga malam atau lebih setiap minggu bahkan satu bulan. Adapun penyebab insomnia kronis sebagai berikut.

  • Depresi
  • Kecemasan
  • Stres kronis
  • Rasa sakit atau tidak nyaman di malam hari

Cara Mencegah Insomnia

Adapun cara mencegah insomnia dengan mengindari banyak makan dan minum sebelum tidur, hindari minuman kafein dan aktif di siang hari agar terhindar tidur siang sehingga pada malam harinya bisa tidur dengan nyenyak.

Selain itu, insomnia juga bisa diobati dengan penggunaan obat-obatan, terapu perilaku kognitif, dan sumpelen melatonin. Namun perlu diingat, hal ini harus sesuai dengan anjuran dokter. 

Maka dari itu, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan aman, karena penggunaan obat dapat menimbulkan risiko atau efek samping dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Insomnia merupakan kondisi seseorang mengalami susah tidur pada malam hari, kondisi ini bisa dicegah dengan menerapkan pencegahan insomnia seperti dijelaska di atas. Kemudian kenali gejala yang bisa menyebabkan insomnia, sehingga bisa mengubah pola hidup yang lebih tepat.

Untuk mengetahui informasi lengkapnya dapat mengunjungi situs deherba.com terdapat beragam informasi kesehatan yang bermanfaat bagi kehidupan terutama soal kesehatan agar menjadi lebih baik dan tetap terjaga kesehatannya.

Kenapa harus deherba.com? Karena informasi yang disampaikan melalui blog tersebut, berdasarkan pengalaman dan sudah terpercaya sejak tahun 2012. Semoga bermanfaat.