Pada Februari 2020, tim Gadgetren melakukan review terhadap varian RAM 6GB dari Samsung Galaxy A51 dan penyimpanan internal 128GB.

Hampir lima bulan kemudian, Samsung Electronics resmi meluncurkan varian baru Galaxy A51 dengan Haze Crush Silver di Indonesia. Smartphone ini tidak hanya menawarkan warna-warna baru, tetapi juga fitur-fitur terkini.

Dibandingkan Galaxy A51 pada pengujian sebelumnya, smartphone ini memiliki RAM dengan peningkatan kapasitas hingga 8 GB. Namun penyimpanan internalnya masih menawarkan kapasitas 128 GB.

Saya sendiri percaya bahwa memori internal dapat menampung banyak aplikasi, foto, game, video, game dan dokumen dalam waktu yang bersamaan dan tetap menyisakan banyak ruang. Namun, Samsung tetap menawarkan slot microSD dengan dukungan kapasitas hingga 512GB untuk Galaxy A51 Haze Crush Silver untuk memperluas ruang penyimpanan.

Dapur pacu smartphone ini dibekali dengan chipset Exynos 9611 octa-core (quad-core Cortex-A73 dengan 2,3 GHz dan quad-core Cortex-A53 dengan 1,7 GHz) yang identik dengan Galaxy A51 sebelumnya. adalah.

Dengan kombinasi perangkat keras ini, saya dapat menggunakan aplikasi chat, SMS, pemutar musik, telepon, email, pemutar video dan editor dokumen dengan lancar dan multitask dalam aktivitas sehari-hari.

Dari segi game, saya bisa dengan mudah menjalankan game seperti Mobile Legends, Arena of Valor, PUBG Mobile, Free Fire, dan Call of Duty Mobile, walaupun saya menggunakan pengaturan grafis dan frame rate yang tinggi.

Bahkan PUBG Mobile tetap bisa bekerja dengan lancar, meski saya menggunakan grafik HDR dengan frame rate yang ekstrim. Saya juga bisa memainkan game Mobile Legends dengan mode Ultra Graphics dan HFR (High Frame Rate) tanpa masalah.

Berdasarkan pengujian dengan aplikasi benchmark, Samsung Galaxy A51 Haze Crush Silver dengan AnTuTu Benchmark v8.4.3 mampu meraih 185.695 poin. Di Geekbench 4.4.2, smartphone ini meraih 1.660 poin untuk single-core dan 5.461 poin untuk multi-core.

Samsung Galaxy A51 yang baru mencetak 281 poin untuk single-core dan 1.084 poin untuk multi-core di Geekbench 5.2.0. Hasil tersebut membuktikan bahwa perangkat ini menawarkan performa bertenaga untuk bersaing di kelas menengah.

Baterai smartphone ini memiliki kapasitas yang sama yaitu 4.000 mAh dengan Galaxy A51 versi sebelumnya. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang daya tahan, saya juga mencoba PCMark untuk Android dengan kecerahan 50%, kesehatan baterai 100%, dan masa pakai baterai Work 2.0.

Berdasarkan simulasi yang dilakukan oleh aplikasi ini, Samsung Galaxy A51 Haze Crush Silver mendapatkan skor 10 jam 48 menit. Bisa dibilang umur simpan ini sedikit lebih lama dari smartphone sebelumnya yang hanya punya 9 jam 50 menit.

Samsung Galaxy A51 Haze Crush Silver dapat bertahan 13 jam 30 menit dengan aktivitas harian, dengan waktu pengoperasian 9 jam 5 menit. Ini menunjukkan bahwa smartphone ini memiliki daya tahan baterai yang lama karena berkapasitas 4.000 mAh.

Samsung Galaxy A51 Haze Crash Silver dari fotografi tetap menggunakan komposisi kamera utama 48 MP, ultrawide 12 MP, makro 5 MP, dan kamera sekunder 5 MP. Sedangkan kamera depannya memiliki resolusi 32 MP.

Dapatkan info seputar gbwhatsapp & kinemaster pro secara detail pada tautan tersebut.