Halo sobat logitekno Pernah nggak kalian merasakan laptop sedemikian itu panas sampai semacam membakar pukang? Ataupun sempatkah kamu merasa suara kipas laptop amat berisik alhasil terdengar semacam gorong- gorong angin? Bila perihal semacam ini didiamkan, pc kamu dapat cacat dengan cara permanen loh.

Panas yang dikeluarkan laptop ini sesungguhnya merupakan suatu yang alami. Hukum termodinamika sudah membuat listrik di pc menciptakan panas. Perihal ini umumnya ditangani dengan kehadiran jendela, kipas dan heatsink logam.

Tetapi bila suatu membatasi hawa panas buat pergi, laptop hendak hadapi ciri panas yang berlebih. Pc yang berkerja sangat keras buatnya jadi lemot. Pada laptop modern, prosesor serta chip umumnya dapat bertugas dengan kecekatan lebih kecil alhasil panas yang diperoleh pula lebih sedikit.

Dilansir dari sumber logitekno Umumnya, laptop hendak mati sendiri saat sebelum CPU menggapai temperatur beresiko bila metode itu serta kipas yang berkeliling dengan kecekatan besar tidak menolong. Namun pada sebagian permasalahan, paling utama laptop lawas ataupun yang produksinya kurang baik, panas ini sedang dapat mengganggu bagian khusus dari motherboard saat sebelum mati dengan cara otomatis.

Kemudian gimana mengecek apakah laptop yang lemot serta senang mati tiba- tiba diakibatkan keunggulan panas ataupun perihal lain? Dikutip dari Popular Science, Joe Silverman, owner industri koreksi teknologi New York Computer Help mengatakan metode yang dicoba cuma simpel.

” Bila kamu menghidupkan pc serta mati dengan sendirinya sebagian menit setelah itu, tanpa membuka program apa juga, itu dapat jadi permasalahan,” tutur Silverman. Dapat pula hendak terasa panas kelewatan dikala dipakai buat melaksanakan profesi yang intensif semacam main permainan.

Namun bila sedang belum percaya, kamu dapat meninjaunya dengan memakai aplikasi. Untuk konsumen Window dapat memakai Speccy yang gampang dipakai. Bermukim instal serta perkenankan aplikasi mengecek temperatur CPU, motherboard, serta GPU. Warna merah membuktikan bagian yang amat panas.

Sebaliknya konsumen Mac dapat mengunduh Macs Fan Control. Download aplikasi ini buat mengecek temperatur namun perkenankan pengaturan kipas pada” Otomatis”.

Bila aplikasi telah diunduh, perkenankan ini terbuka di kerangka balik. Dikala laptop kamu hadapi pelambatan, mati, ataupun permasalahan yang lain, cek temperatur– spesialnya angka CPU serta GPU– buat memandang apakah suhi besar dengan cara tidak wajar.

Silvernan berkata temperatur 70 bagian di bagian manapun tidak apa- apa namun bila terus menjadi panas, kamu bisa jadi hendak menemukan permasalahan. CPU serta GPU kamu umumnya hendak mulai menghalangi dirinya sendiri antara 90 serta 105 bagian celcius, terkait dari modelnya.

Bila kamu memandang temperatur turun ke tingkat minus ataupun naik di atas 110 bagian celcius, nilai itu salah– pemeriksaan panas kamu bisa jadi cacat ataupun program tidak mensupport. Bila temperatur kelihatannya meningkat berbarengan dikala kamu hadapi permasalahan, bisa jadi panas dapat disalahkan selaku faktornya.

Kemudian apa yang wajib dicoba jika ini terjalin?

1. Yakinkan kipas bekerja

“ Bila awal mulanya tidak panas serta saat ini jadi panas, taruh tangan kamu di dekat lubang kipas serta rasakan getarannya buat memandang apakah kipas berperan,” ucap Silverman. Bila cacat, panas itu tidak hendak lenyap. Mendatangi juru service buat mengubahnya.

2. Jauhkan debu

Bagi Silverman, abu sampai remah- remah santapan dapat menciptakan jalur melalui saluran serta membuat suasana terus menjadi kurang baik. Ia mengusulkan sekaleng hawa bertekanan serta memakainya buat mensterilkan kisi- kisi kipas. Upayakan buat memiringkan bagian ujungnya supaya hawa yang dihembuskan pergi laptop.

3. Cek area dekat laptop

Bila terdapat suatu yang membatasi gerakan hawa di dekat pc, ini dapat menimbulkan permasalahan. Silverman menganjurkan buat tidak meletakkannya di atas tempat tidur ataupun selimut sebab dapat menghampat gerakan hawa.

Kebalikannya, taruh di meja yang latar ataupun di atas novel yang latar alhasil hawa dapat mengalir. Tidak hanya itu, bila temperatur di luar ruangan lebih dari 95 bagian Fahrenheit, janganlah maanfaatkan laptop di luar AC.

4. Maanfaatkan baterai asli serta adaptor AC

Bila kamu mengubah baterai sisa dari gerai online, bisa jadi dapat mencuat permasalahan. Bagi Silverman, sebagian di kemas tidak dengan metode yang serupa semacam aslinya, jadi suhunya lebih panas dari pada aslinya. Janganlah berhemat dengan  baterai, sebab perihal kurang baik hendak terjalin. Yakinkan buat senantiasa memakai yang asli.

5. Senantiasa perbarui software

Ini memanglah tidak sering terjalin, namun sering- kali permasalahan fitur lunak serta firmware bisa menimbulkan panas berlebih. Kenyataannya ini yang terjalin pada bentuk Apple MacBook 2018. Mereka hadapi halangan termal dalam situasi yang tanpaknya wajar hingga pembaruan fitur lunak membenarkan permasalahan itu.

Nah itu mulanya sebagian perihal yang dapat dicoba bila laptop hadapi panas kelewatan. Bila cara- cara di atas sedang belum dapat menanggulangi, dorongan handal kelihatannya dibutuhkan.