Festival di Indonesia Yang Kaya Akan Budaya

Festival di Indonesia merupakan bagian dari acara budaya yang diadakan secara turun menurun dalam kurun waktu tertentu. Tujuan dibuatnya festival ini adalah untuk melestarikan budaya daerah agar tidak hilang dan semakin di kenal oleh masyarakat secara lebih luas.

Terdapat berbagai jenis festival yang diselenggarakan oleh warga lokal setiap tahunnya. Setiap daerah memiliki jenis festival yang berbeda. Acara ini disambut dengan meriah dan penuh sukacita oleh warga sekitar. Budaya inilah yang membuat Indonesia semakin unik di mata dunia.

Berikut Beberapa Festival Di Indonesia Yang Keren Dan Kental Budaya

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan suku bangsanya yang beraneka ragam. Hal inilah yang membuat banyak wisatawan asing sangat suka berkunjung ke Indonesia. Ragam budaya menghadirkan berbagai acara festival yang unik dengan unsur budaya yang kental.

Tak heran jika budaya Indonesia semakin mendunia. Berikut beberapa macam festival budaya yang ada di Indonesia.

1. Tawur Agung, Bali

Festival ini biasanya diadakan satu hari sebelum menyambut hari raya Nyepi. Acara ini sangat menarik karena akan menampilkan pagelaran pawai ogoh-ogoh dari setiap distrik.

Ogoh-ogoh adalah patung besar yang menyerupai setan dalam kepercayaan masyarakat Hindu. Festival ini diadakan untuk mengusir setan atau segala sesuatu hal jahat yang ada di lingkungan masyarakat agar perayaan Nyepi dapat berjalan lancar.

Ogoh-ogoh harus digotong oleh 10-20 orang karena berat. Orang-orang tersebut akan bertindak dan berpura-pura berperilaku layaknya makhluk jahat yang datang meneror masyarakat.

2. Festival Lembah Baliem, Papua

Festival ini diadakan setiap satu tahun sekali di daerah Wamena, Jayawijaya. Acara ini sudah diselenggarakan secara turun temurun yang bertujuan untuk menunjukkan kekuatan dari setiap suku yang ada disana, yaitu suku Lani, Dani dan Yali.

Menyaksikan festival ini akan membuat pengalaman baru bagi kamu yang ingin bersentuhan langsung dengan berbagai budaya dan juga suku bangsa yang ada di daerah Papua.

Festival ini dikenal sebagai surga bagi para fotografer, karena banyak momen menarik yang bisa ditangkap pada acara ini. Festival ini sangat kental dengan unsur tradisional dan budaya.

3. Jember Fashion Carnaval, Jember

Festival ini diselenggarakan setiap tahunnya untuk menyambut hari ulang tahun kota Jember. Acara ini akan menunjukkan parade desain konsep budaya dan pakaian yang unik.

Menonton acara ini bisa memberikan kamu pengetahuan serta referensi baju daerah yang megah dan menawan. Kamu bisa melihat gaun yang berbentuk burung merak, kostum ala ksatria dari emas dan masih banyak lagi desain yang unik dan menarik.

Setiap tahunnya festival ini akan mengusung tema yang berbeda-beda sehingga selalu membuat penasaran para penonton. Melalui festival ini masyarakat bisa lebih memahami bahwa Indonesia kaya akan budaya yang menawan.

4. Pasola, Sumba

Pasola merupakan festival yang menceritakan tentang perang yang terjadi antar dua suku yang ada di Sumba. Acara ini digambarkan dengan proses lomba menunggang kuda sambil melakukan lempar lembing tajam.

Klimaks dari acara ini adalah melihat prajurit yang gagah berani sambil membawa sebilah tombak dan menunggang kuda dalam kecepatan yang sangat kencang.

Acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memohon doa restu kepada arwah nenek moyang agar bisa memiliki hasil panen yang lebih optimal dan juga menguntungkan. Festival ini biasanya diadakan pada awal bulan Februari sampai akhir Maret.

5. Gandrung Sewu, Banyuwangi

Festival tahunan yang diselenggarakan secara rutin ini dilakukan sebagai upaya untuk melestarikan budaya tari asal Banyuwangi yang disebut dengan Gandrung.

Ini merupakan jenis tarian yang melambangkan kekaguman masyarakat Banyuwangi akan kekuatan Dewi Sri. Konon katanya, Dewi Sri adalah pihak yang mengatur jumlah panen bagi masyarakat sekitar.

Tarian ini dipersembahkan untuk Dewi Sri agar memberikan kemakmuran hasil panen yang melimpah bagi para petani.

Biasanya festival ini dihadiri oleh ribuat pengunjung dan mengikutsertakan 1000 penari dalam acaranya. Festival ini biasa diadakan di pinggir Pantai Boom.

6. Rambu Solo, Toraja

Rambu Solo adalah jenis ritual pemakaman yang dilakukan oleh masyarakat Toraja. Ini merupakan acara yang cukup rumit dan membutuhkan beberapa persiapan penting sehingga harus disiapkan sejak beberapa bulan sebelumnya.

Sebelum melaksanakan upacara, pihak keluarga perlu memberikan sesajen seperti rokok, makanan, sirih, minuman ataupun benda-benda yang disukai oleh almarhum. Sebelum dikuburkan, jenazah akan dirawat dan diperlakukan dengan baik seperti saat masih hidup.

Festival ini memiliki beberapa rangkaian acara yang harus dilakukan satu persatu mulai dari adanya pengunjung dan tamu, mengorbankan seekor kerbau hingga pengiringan peti jenazah hingga ke liang lahat.

Ini merupakan salah satu festival budaya masyarakat Toraja yang harus diselenggarakan untuk menghormati orang yang telah meninggal.

Berbagai jenis festival di Indonesia ini masih diselenggarakan hingga sekarang. Meskipun tahun 2020 dianggap sebagai kehidupan milenial, namun unsur budaya tentu tidak boleh dilupakan dan harus tetap dilestarikan secara turun menurun.