Ada banyak jenis apartemen, dari apartemen studio dengan hanya satu kamar tidur hingga apartemen mewah dengan banyak kamar. Namun, sebagai bangunan hunian di kawasan perkotaan, berbagai fasilitas umum sangat nyaman, dan tidak heran jika harga apartemen sangat mahal. Inilah sebabnya mengapa apartemen kecil dengan satu atau dua kamar tidur seringkali lebih populer daripada apartemen mewah.

Meski begitu, bukan berarti apartemen dengan luas terbatas tidak bisa didekorasi dengan indah. Dengan konsep desain interior apartemen yang minimalis, Anda dapat menciptakan kamar apartemen yang praktis, indah dan nyaman. Untuk itu, Anda harus terlebih dahulu memahami ciri-ciri desain interior minimalis.

Ciri Desain Interior Minimalis

Desain interior minimalis adalah desain sederhana yang tidak membutuhkan banyak furnitur atau perabot. Selain itu, desain ini memiliki beberapa ciri khas, sebagai berikut.

  • Ruang yang terbuka dan fleksibel

Dikutip dari laman https://rumahdokter.com, Salah satu keunggulan desain interior minimalis adalah ruang terbuka dan fleksibel. Ruang terbuka dan fleksibel berarti desain interior minimalis meminimalkan penggunaan partisi untuk memaksimalkan mobilitas atau mobilitas. Dengan cara ini, Anda dapat dengan mudah mengakses dari satu area ke area lainnya.

Hal ini memang menyebabkan kurangnya privasi, karena area tidur dengan area lain sering terbuka sehingga tamu dapat dengan mudah melihat semua yang ada di apartemen. Namun, Anda tetap bisa menjaga privasi ini dengan menambahkan partisi non-permanen di kamar tidur. Kemasan interior apartemen Surabaya, misalnya menggunakan gorden atau furniture sebagai pengganti partisi.

  • Furnitur multifungsi

Selain identik dengan ruang terbuka dan fleksibel, desain interior minimalis juga bercirikan furnitur yang simpel dan serbaguna. Penggunaan furnitur dalam desain interior minimalis biasanya jarang, karena fokus utama dari desain interior semacam ini adalah fungsionalitas. Dengan kata lain, furnitur yang tidak berguna akan disingkirkan.

Oleh karena itu furniture yang digunakan pada umumnya adalah furniture yang memiliki lebih dari satu fungsi yaitu multifungsi. Misalnya tempat duduk yang bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan dan lain sebagainya.

  • Minim elemen dekorasi

Seperti disebutkan sebelumnya, desain interior minimalis menempatkan fungsionalitas di atas keindahan. Oleh karena itu, sedikit elemen dekoratif yang digunakan, dan umumnya tidak terlalu menonjol. Contoh elemen dekoratif yang dapat dipadukan dengan konsep interior apartemen minimalis adalah lukisan atau potret di dinding. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan pot atau vas bunga kecil sebagai penghias, agar ruangan apartemen tidak terlalu kaku.

Meski elemen dekoratif yang digunakan sangat sedikit, keindahan apartemen sederhana juga bisa tercipta dengan pemilihan warna cat dan furnitur yang tepat. Dengan begitu, kamar apartemen tidak hanya nyaman untuk ditinggali, tetapi juga terlihat cantik.

  • Pemanfaatan ruang vertikal

Sangat penting untuk memahami penggunaan ruang vertikal dalam konsep desain interior minimalis. Pasalnya, desain interior minimalis biasanya memaksimalkan ruang sempit dengan menggunakan ruang vertikal. Maksimalkan penggunaan ruang vertikal, maksimalkan ruang gerak, dan juga miliki lebih banyak ruang untuk menyimpan barang.

Untuk memanfaatkan ruang vertikal apartemen minimalis, Anda bisa memilih rak yang tinggi untuk menyimpan berbagai barang. Selain itu, Anda juga bisa memilih lemari atau cabinet yang bisa dipasang di dinding dapur.

  • Pemilihan warna yang khas

Desain interior apartemen sederhana sama dengan pemilihan warna yang unik. Secara umum warna yang digunakan pada desain interior apartemen minimalis adalah warna yang natural dan sederhana seperti hitam, abu-abu, coklat dan putih. Hal ini karena warna-warna tersebut mendukung konsep desain interior minimalis, dan salah satu tujuan utamanya adalah membuat ruangan terlihat lebih lega dan lapang, serta membuat hunian menjadi lebih nyaman.

Warna putih sering digunakan sebagai warna utama dalam desain interior minimalis karena dapat menghadirkan kesan cerah dan lapang pada ruangan. Meski begitu, desain apartemen minimalis juga bisa menggunakan warna lain sesuai tema atau konsep yang diinginkan.

  • Pencahayaan maksimal

Salah satu ciri desain minimalis yang dapat diterapkan pada konsep interior apartemen minimalis adalah memberikan pencahayaan yang maksimal pada ruangan atau ruangan apartemen. Hal ini juga penting karena tingkat pencahayaan yang maksimal memungkinkan penghuni rumah melihat lingkungannya dengan baik.

Dengan view yang bagus, ruangan apartemen akan terasa lebih luas. Oleh karena itu, pencahayaan dalam desain interior minimalis perlu disesuaikan dengan menggunakan pencahayaan alami atau pencahayaan buatan, misalnya dengan menambahkan cahaya dalam jumlah besar pada sebuah ruangan apartemen, sehingga cahaya tersebut mencapai setiap sudut ruangan.