Inspirasi Hidup – Semua orang ingin bahagia dalam hidup. Walaupun banyak individu yang mendefinisikan sukses atau mengukur kebahagiaan dengan cara berbeda, ada beberapa kualitas dasar hidup bahagia yang tampaknya universal. Studi menunjukkan bahwa bagaimanapun masa kecil Anda, cara Anda menjalani hidup di usia dewasa akan menentukan kebahagiaan seumur hidup lebih daripada situasi finansial, atau bahkan kebahagiaan saat masih kecil.[1] Belajar menjalani hidup dengan lebih baik dan merasa lebih positif tentang dunia sekitar dapat membantu Anda untuk hidup lebih bahagia dan bermakna.

1
Kurangi kebiasaan bicara negatif pada diri sendiri. Semua orang pasti pernah berbicara negatif kepada diri sendiri. Walaupun ada yang menganggapnya motivasi, studi menunjukkan bahwa kebiasaan ini sebenarnya berkontribusi pada stres, depresi, dan ketidakmampuan mengatasi masalah.[2] Belajar mengidentifikasi kata-kata negatif yang sering ditujukan kepada diri sendiri dapat membantu Anda untuk secara sadar menggantinya dengan pikiran yang lebih positif.[3] Beberapa bentuk kata-kata negatif yang umum diucapkan pada diri sendiri adalah:

Memfilter. Masalah perilaku ini meliputi pengabaian atau “penyaringan” semua aspek positif hidup Anda atau situasi tertentu, dan sebaliknya hanya berfokus pada aspek negatif. Contohnya adalah mengabaikan semua prestasi yang Anda capai pada pekerjaan dan sebaliknya berfokus pada satu masalah yang tidak berhasil diselesaikan.
Mempersonalisasi. Ini termasuk menyalahkan diri sendiri atas semua hal yang terjadi. Bisa juga melibatkan interpretasi kritik situasional sebagai sesuatu yang disalahkan atau harus disalahkan pada Anda. Contohnya mungkin adalah mendengar bahwa teman-teman Anda tidak bisa datang ke pesta dan berasumsi bahwa mereka membatalkan rencana untuk menghindari Anda.
Meramalkan katastrofe. Ini berarti secara otomatis bersiap untuk mengharapkan skenario terburuk. Contohnya adalah berasumsi bahwa sisa hari Anda akan buruk karena satu rintangan kecil di awal hari.
Memolarisasi. Ini termasuk melihat sesuatu, orang, dan situasi selalu baik atau selalu buruk. Contohnya mungkin adalah berasumsi bahwa karena Anda minta cuti, berarti Anda bukanlah karyawan yang baik.

2
Pikirkan hal-hal positif. Berpikir positif bukan berarti mengabaikan hal-hal buruk atau tidak menyenangkan dalam hidup. Berpikir positif artinya mendekati setiap situasi dalam hidup, baik ataupun buruk, dengan pandangan positif dan pola pikir produktif.[4] Anda dapat berusaha berpikir positif dengan cara kecil setiap hari. Untuk mulai berpikir lebih positif, cobalah untuk:

Mengidentifikasi hal-hal yang Anda pikirkan secara negatif, dan ketahui alasannya
Mengevaluasi pikiran dan perasaan sepanjang hari
Menemukan humor dalam situasi sehari-hari dan mengizinkan diri Anda tersenyum atau tertawa bahkan ketika sedang kesal
Menjalani gaya hidup sehat
Menghabiskan waktu bersama orang-orang positif (dan sebisa mungkin menghindari orang-orang negatif)
Bersikap lembut kepada diri sendiri, peraturannya adalah jangan memikirkan apa pun tentang diri sendiri yang tidak akan Anda katakan kepada orang lain[5]
Mencoba menemukan aspek positif dalam situasi negatif
Membayangkan masa depan yang lebih positif untuk diri sendiri, dan tentukan apa yang Anda butuhkan untuk membuat visi itu jadi kenyataan[6]