Cara Menawar Harga Mobil Bekas – Bagi Anda yang sedang mencari mobil bekas yang murah namun berkualitas, tentunya Anda harus menawarnya agar bisa mendapatkan mobil yang Anda inginkan. Hal ini wajar mengingat mobil merupakan aset kendaraan pribadi yang tentunya memiliki banyak manfaat terutama untuk menunjang kegiatan transportasi.

Namun, hal terpenting yang harus Anda ketahui saat mencari mobil bekas adalah masalah tawar-menawar harga. Sebab, tanpa negosiasi yang tepat dan “cerdas”, Anda berpotensi kalah. Mengingat, seiring berjalannya waktu, harga mobil secara bertahap akan menyusut.

Jadi, bernegosiasi untuk membeli mobil bekas merupakan hal penting yang harus Anda kuasai. Setidaknya, Anda bisa “bertarung lidah” dengan penjual untuk mendapatkan harga yang pas. Nah, berikut ini ada beberapa trik jitu yang merupakan cara efektif menawar Harga Mobil Bekas agar mendapatkan harga yang lebih murah.

Cara Estimasi Harga Mobil Bekas

Berikut tips cara menegosiasikan mobil bekas yang efektif untuk Anda pahami. Yuk, cek detail langkah-langkahnya di bawah ini.

Temukan Kelemahan Mobil Dengan Test Drive

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah melakukan test drive. Dimana, langkah ini untuk mengetahui dimana kekurangan dari mobil second yang akan anda beli. Perlu diketahui, kondisi mobil yang minus bisa mempengaruhi turunnya harga Mobil Bekas Murah . Untuk itu, semakin Anda mengenali beberapa dari mobil bekas yang akan Anda beli, tentunya berpotensi menjadi salah satu cara untuk menekan harga yang ditawarkan penjual.

Misalnya saat test driver, kondisi lingkar kemudi mobil mengalami sedikit getaran dimana jika lingkar kemudi dilepas maka posisi roda mobil akan berputar secara otomatis. Jika kondisinya seperti itu, maka sangat mungkin Anda harus melakukan spooring ulang dan balancing ban karena sudah tidak seimbang lagi.

Harga untuk spooring dan balancing juga cukup bervariasi, yaitu berkisar antara Rp. 200 ribu menjadi Rp. 450 ribu. Ini adalah biaya yang harus Anda tanggung untuk memperbaiki spooring dan balancing. Nah, untuk itu Anda bisa bernegosiasi dengan penjual untuk menurunkan harga jual karena membutuhkan biaya untuk memperbaiki kekurangan yang Anda temui saat test drive.

Bagian Penelitian Yang Membutuhkan Biaya Perbaikan Besar

Selain test drive, Anda juga perlu memeriksa beberapa bagian yang dianggap memiliki risiko tinggi untuk diperbaiki. Seperti kondisi ban mobil yang sudah aus atau botak karena harganya bisa mencapai ratusan ribu bahkan jutaan. Dari sini, Anda dapat meminta penjual untuk menurunkan harga karena Anda harus membayar untuk memperbaiki atau mengganti ban.

Hindari Kesan Menarik

Anda juga harus menghindari kesan bahwa Anda tertarik untuk membeli mobil tersebut. Dengan reaksi yang Anda tunjukkan, penjual akan mempertahankan harga yang dia tawarkan kepada Anda. Kalaupun mereka ingin menurunkan harga, tentunya penjual tidak akan memberikan banyak diskon karena mereka sudah tahu bahwa Anda mulai tertarik untuk membelinya. Dari hal tersebut tentunya bisa menjadi peluang bagi penjual saat bernegosiasi dengan Anda.

Coba Undang Penjual Untuk Memeriksa

Satu lagi tips menawar mobil bekas yang bisa Anda lakukan dengan mengajak penjual untuk melakukan inspeksi mobil. Saat ini cukup banyak portal jual beli mobil yang menawarkan jasa inspeksi mobil. Jadi, Anda tidak perlu bingung. Hal ini tentunya akan memastikan bahwa kondisi mobil benar-benar dalam keadaan normal atau rusak. Artinya, cara ini untuk mengetahui apakah penjual menyembunyikan sesuatu yang merusak atau tidak.

Jika penjual memberikan penolakan berarti ada kemungkinan mobil bermasalah atau mobil baik-baik saja tetapi penjual enggan menggunakan jasa pemeriksaan mobil. Bandingkan Kondisi Mobil dengan Harga Yang Ditawarkan seperti melakukan test drive untuk mengetahui dimana kekurangannya. Namun yang membedakan adalah soal harga pasaran dengan kondisi mobil tersebut. apakah kondisi mobil yang sudah dicek secara keseluruhan sudah sesuai atau sepadan dengan harga yang ditawarkan.

Hindari Negosiasi Tipis

Setiap penjual mobil bekas tentunya akan berusaha untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan tersebut, baik itu penjual sebagai pemilik maupun penjual. Biasanya mereka akan menawarkan istilah “slim nego”. Jangan terkecoh dengan istilah ini. Sebab, pada dasarnya penjual sudah memperkirakan harga pasar dengan penawaran yang diajukan pembeli. Misalnya, pasar mobil di kisaran Rp. 150 juta.

Jadi, penjual menjual dengan harga Rp. 145 juta. Nah, sebaiknya jangan menawar di kisaran harga tersebut, sebisa mungkin berada di harga minimum kisaran harga pasar dengan dalih beberapa kekurangan yang Anda ketahui melalui test drive dan lain-lain.

Demikian ulasan tentang Cara Menawar Harga Mobil Bekas semoga bermanfaat, terimakasih.