Kebanyakan orang akan mengendarai mobil yang benar-benar tahu apa itu mobil itu. Namun ada sebagian pengemudi yang beranggapan bahwa mengemudi lebih mudah dan mudah, menurut Anda seperti itu biasanya hanya orang yang ingin buru-buru mengendarai mobil di jalan raya.

Meskipun mereka tahu bahwa hal itu dapat membahayakan diri mereka sendiri dan orang lain. Memang banyak hal yang harus diperhatikan jika ingin mengendarai mobil.

1. Masuk mobil dalam keadaan datar

Masuk ke dalam mobil ceper, lalu gunakan sabuk pengaman agar Anda tetap aman di jalan. Sabuk pengaman juga memiliki fungsi untuk Anda, yaitu menggunakan sabuk pengaman dan membuka kaca untuk mendengar suara mesin mobil dengan jelas dan dapat memprediksi kapan harus mulai memasukkan gigi.

Anda lagi cari toyota jogja? Yuk dapatkan kualitas maksimal harga toyota jogja murah pada tautan tersebut, silahkan bisa diklik saja.

2. Mengatur Posisi Tempat Duduk

Jika Anda ingin mulai berkendara, ambil posisi yang akan membuat Anda merasa nyaman selama perjalanan. Karena jok ini juga mempengaruhi kaki Anda pada rem, gas dan kopling. Saat mengendarai sepeda di kaki kanan, kaki kiri dan tengah, Anda harus benar-benar berjalan kaki agar perjalanan Anda aman.

3. Mengenali Semua Pedal

Pahami bagaimana dan fungsi pedal di dalam mobil, pedal di kaki kiri atau kiri adalah pedal kopling, pedal di tengah sebagai pedal rem, dan pedal di kanan adalah pedal rem. Setelah mengetahui fungsi semua pedal, Anda bisa langsung menggunakan mobil bermesin manual

4. Menguasai Kopling

Coupling merupakan suatu alat yang dapat menentukan kecepatan mesin dan putaran roda yang masih tersambung, selain itu dapat juga digunakan untuk mengganti gigi atau menambah dan mengurangi roda gigi yang akan digunakan tanpa merusak roda gigi pada setiap roda gigi transmisi. Perlu diingat jika ingin menurunkan atau menambah gigi, maka jangan lupa untuk berjalan di grip kopling.

Jadi hal utama dalam sebuah mobil adalah perputaran mesin mobil, kopling, transmisi, dan roda mobil. Saat mesin menyala, mesin mengalami 1.500 putaran per menit, jumlah putaran setiap kali tergantung pada jenis mobil.

Perlu Anda ketahui bahwa mesin mobil tetap berjalan meskipun mobil sedang tidak berjalan. Karena putaran mesin tidak dapat dihubungkan ke roda maka roda tidak bergerak. Jadi yang menghubungkan roda dengan kecepatan mesin adalah dari rangkaian kopling mobil.

Mesin, kopling dan roda yang berputar akan terhubung jika roda gigi berada pada posisi 1,2,3,4,5, dan R dan tanpa kopling tanpa tekanan. jika roda gigi pada posisi Normal (N) maka putaran mesin, kopling dan roda tidak akan terhubung.

5. Mengoperasikan Pedal

Dalam pengoperasian pedal, Anda memerlukan konsentrasi untuk memperhatikan jarak pedal ayun dan jarak pedal rem serta pedal gas. Untuk mengendarai mobil manual, Anda harus bisa melepaskan pedal kopling secara perlahan dan teratur.

6. Tuas Transmisi di Posisi Netral (N)

Leverage untuk menambah atau mengurangi gigi. Sebelum menyalakan mobil, pastikan tuas masih netral (N). Untuk menambah gigi, pastikan pedal kopling bekerja dengan hati-hati. Hati-hati jika ingin memindahkan tuas transmisi.

7. Menghidupkan Mesin

Nyalakan mesin mobil dengan menggunakan starter pada kunci kontak dan dengan menekan pedal kopling. Saat mesin menyala, Anda melepas pedal kopling dan tuas transmisi masih netral (N).

8. Menginjak Kopling dengan Penuh

Tekan kopling secara penuh dan permanen, ini salah satu hal yang harus Anda perhatikan, jadi pastikan jarak antara ayunan pedal kopling dengan pedal rem atau pedal gas. Dan Anda harus melepaskan pedal kopling dengan hati-hati dan teratur hingga terdengar suara mesin mulai turun, sesuaikan pedal kopling agar Anda bisa memahami suara mesin mobil.

9. Menjalankan Mobil

Jika ingin membuka mobil, perlahan angkat kaki di posisi kopling hingga putaran mesin turun, lalu injak pedal gas secara perlahan. Anda harus bisa menyeimbangkan bensin dan kopling secara perlahan. Caranya harus Anda coba berulang-ulang agar tekanan saat menjalankan gas dan melepas kopling bisa dipilih.

Selain itu, Anda juga dapat mencoba mencari kombinasi gas dan hasil kopling yang maksimal. Dalam hal ini, Anda juga harus waspada dan fokus pada rem tangan jika Anda perlu berhenti dalam keadaan darurat.

Jika Anda melepaskan pedal kopling dengan cepat, mesin mobil akan mati. Anda perlu memperhatikan suara mesinnya apakah mesin mobil mau mati atau tidak, lalu pegang pedal kopling lebih dalam. Putaran mesin yang berlebihan saat kopling dipasang dapat menyebabkan kopling cepat rusak dan kopling juga mengeluarkan asap.

10. Memindahkan Tuas Transmisi

Cara paling penting untuk mengendarai mobil manual adalah mempelajari tentang tuas persneling. Jika mesin dihidupkan dan suaranya stabil maka pindahkan tuas transmisi dari netral (N) ke gigi 1. Gigi pertama berada pada posisi tuas transmisi kiri atas, pada tuas harus ada petunjuk atau tulisan atau gambar posisi dari setiap roda gigi.

Mulailah membuka mobil dengan cara mempercepat kopling, mengganti persneling ke persneling pertama, kaki kanan sudah siap di posisi gas, angkat kopling secara perlahan hingga mobil mulai melaju lalu angkat kopling hingga mobil berjalan. Setelah mobil berjalan, Anda dapat meningkatkan kecepatan dengan menopang gas secara perlahan.

Setelah mobil terasa stabil berjalan, mulailah menambahkan persneling ke persneling lain saat mobil sedang berjalan. Dengan melihat Indikator RPM pada mesin, jika melihat angka 2 lebih berarti dalam satu menit sudah melebihi 2000 putaran, jadi sudah cukup jika ingin menambah persneling ke persneling lain.

Kemudian angkat bensin sepenuhnya agar putaran mesin turun lagi, lalu tekan kopling sepenuhnya dan ganti ke gigi kedua, angkat kopling secara perlahan separuh kemudian tekan gas secara perlahan kemudian angkat kopling hingga penuh.

11. Mengenali Suara Mobil

Cara mengenali mobil adalah dengan berjalan di atas pedang kopling dan mengangkat kaki perlahan-lahan sampai terdengar suara mesinnya jatuh. Kemudian nyalakan mobil secara perlahan sambil mengangkat kaki dari bantalan kopling lalu berjalan perlahan.