Berapa Batas Kecepatan Berkendara di Jalan? | Indonesia Baik

Memanfaatkan fasilitas jalan tol memang bisa membantu mempersingkat waktu perjalanan kamu. Selain itu, pengeluaran biaya juga menjadi lebih efektif.

Saat kamu sedang berkendara di jalan tol tentu harus sesuai dengan aturan berkendara yang sudah ditentukan. Tujuan berlakunya aturan kecepatan batas berkendara di jalan tol adalah untuk menjaga kendaraan agar tetap fokus dan mengetahui batas kecepatan maksimal saat mengendarai mobil agar terhindar dari kecelakaan, terutama di beberapa lokasi titik yang rawan kecelakaan. Selain itu, batas kecepatan berkendara juga menentukan ruas jalan mana yang sebaiknya dilalui.

Namun, jalan tol yang memiliki desain lurus dan kerap kali lenggang membuat para pengendara sering melaju mobilnya dengan kecepatan tinggi. Banyak pengendara kendaraan roda empat yang memanfaatkan jalan tol untuk melakukan aksi kebut – kebutan. Sehingga tidak heran jika masih terus terjadi kecelakaan di jalan tol.

Meskipun jalan tol disebut sebagai jalan bebas hambatan namun bukan berarti kamu bebas berkendara tanpa aturan di jalan tol. Perlu diperhatikan bahwa mengemudi diatas batas kecepatan di jalan tol merupakan perilaku yang tidak hanya membahayakan diri sendiri saja namun juga pengemudi lain.

Lantas, sebenarnya bagaimana aturan batas kecepatan maksimal dan minimal di jalan tol? Simak penjelasan berikut ini !

  1. Kecepatan Tol Tertinggi 100 Kilometer Per Jam

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danang Parikesit mengatakan bahwa pemerintah Indonesia sudah mengatur batasan kecepatan berkendara di jalan tol.

Hal itu sudah tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2013 mengenai Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Danang mengatakan bahwa dalam aturan itu disebutkan batas kecepatan di tol atau jalan bebas hambatan paling rendah 60 kilometer per jam hingga tertinggi 100 kilometer per jam.

Aturan batas kecepatan tersebut berlaku untuk jalan tol luar kota, sementara untuk jalan tol dalam kota berlaku aturan kecepatan minimal 60 kilometer per jam dan kecepatan maksimal 80 kilometer per jam.

 

  1. Aturan Batas Kecepatan Di Jalan Tol Berfungsi Untuk Mencegah Kecelakaan

Berlakunya aturan batas kecepatan maksimal dan minimal di jalan tol berfungsi untuk mecegah terjadinya kecelakan, khususnya di beberapa titik lokasi yang rawan.

Meskipun sudah ada aturan batas kecepatan masing – masing, namun pengendara harus memperhatikan dan selalu konsentrasi untuk mencegah terjadi kecelakaan dengan kendaraan lain di sekitarnya.

Namun, yang harus diperhatikan tidak hanya soal kecepatan berkendara saja, namun Danang juga mengimbau para pengguna tol agar memastikan terlebih dahulu kendaraannya dalam kondisi sehat sebelum digunakan. Contohnya, memeriksa ban dan rem apakah masih berfungsi dengan baik.

Dan yang tidak kalah penting adalah pastikan juga kondisi pengemudi fit sebelum melakukan perjalanan dan jangan segan untuk beristirahat di rest area saat sudah merasa lelah.

Kemudian Danang mengingatkan kembali para pengemudi agar selalu mematuhi aturan serta rambu – rambu lalu lintas dan fungsi perlengkapan yang ada di dalam mobil untuk mewaspadai terjadinya kerusakan kendaraan sewaktu – waktu.

 

  1. Aturan Batas Kecepatan Di Jalan Non-Tol

Lantas, Bagaimana Aturan Batas Kecepatan Berkendara Di Jalan antarkota atau Non-Tol? Adapun aturan batas kecepatan maksimal berkendara di jalan antarkota atau Non-Tol adalah 80 kilometer per jam dan batas kecepatan maksimal di kawasan perkotaan adalah 50 kilometer per jam. Sementara, aturan batas kecepatan maksimal di kawasan permukiman adalah 30 kilometer per jam.